HARIANRIAU.CO - Umat Muslim di Kota Pekanbaru melaksanakan Shalat Gerhana Matahari Cincin, di Masjid Agung An-Nur, Provinsi Riau, Kamis (26/12/2019).
Kegiatan ini dimulai dari pukul 10.34 yang diawali dengan dzikir bersama, setelah melaksanakan dzikir, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Shalat Gerhana yang di Imami oleh Ustadz Nifsu Rinaldi, S.Th.I.
Usai shalat berjamaah, dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Ustadz Hasbullah Lc,.Ma. Dalam khotbahnya Ustadz Hasbullah mengatakan bahwa matahari dan juga bulan adalah tanda kekuasaan Allah SWT.
"Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa matahari dan bulan adalah kekuasaan dan juga kebesaran Allah," Ungkapnya
Hasbullah juga menjelaskan bahwa terjadinya Gerhana Matahari bukan karena adanya orang yang meninggal seperti mitos yang berkembang ditengah masyarakat.
"Ketika cahayanya menghilang, itu tidak ada kaitannya dengan orang meninggal ataupun lahirnya seseorang," Jelasnya.
Hasbullah menuturkan terjadinya Gerhana Matahari ini adalah bertujuan untuk menimbulkan rasa takut di dalam diri manusia agar memperkokoh imannya.
"Nanti akan tiba suatu massa matahari,bulan dan bumi akan bertabrakan.Gunung-gunung akan berterbangan, bumi akan terbelah dan sebelum tibanya masa itu kita harus memulai dengan mengagumi Allah dan ketika itu sudah datang jangan ada penyesalan," Tutupnya
sumber: mediacenter.riau.go.id

